Senin, 07 Mei 2012

BAB I
MENGOLAH DATA APLIKASI
Image scanner merupakan salah satu peralatan yang digunakan untuk melakukan entry data grafis ke dalam sistem komputer. Image scanner melakukan pemindaian (scan) suatu obyek gambar atau dokumen dan mengkonversinya ke dalam bentuk digital.
Peralatan Image Scanner
Satu unit peralatan image scanner terdiri dari :
1.                   Scanner
Merupakan unit utama tempat gambar atau dokumen yang akan discan diletakkan.

2.                  Kabel Data
Digunakan untuk menghubungkan antara scanner dengan
komputer. Dua jenis kabel data yang sering digunakan dalam
scanner yaitu : USB (Universal Serial Bus) atau Parallel.

3.                  Power Supply
Menghubungkan scanner dengan sumber listrik. Terdiri dari
adaptor dan kabel penghubung ke scanner

Penyiapan Pengoperasian Image Scanner
Langkah-langkah penyiapan pengoperasian image scanner adalah :
·                     Sambungkan ujung kabel data yang sesuai dengan jack kabel data pada scanner.
·                     Sambungkan ujung yang lain ke port yang sesuai pada komputer.
·                     Sambungkan ujung kabel power supply ke jack power pada scanner.
·                     Sambungkan colokan adaptor pada power supply ke sumber listrik.
·                     Nyalakan komputer, tunggu sampai komputer selesai melakukan proses booting.
·                     Nyalakan image scanner dengan menekan saklar ke keadaan on.
·                     Untuk mengoperasikan image scanner lewat komputer dibutuhkan software driver yang sesuai dengan    merk produk scanner, masukkan disket/CD berisi software instalasi image scanner.
 
·                     Kemudian jalankan program instalasi dan ikuti sampai selesai petunjuk instalasi yang muncul di layar
·                     Image scanner siap digunakan

http://cuteblue.wordpress.com/2009/10/22/mengolah-data-aplikasi/
Cara kerja Scanner
Scanner adalah suatu alat elektronik yang fungsinya mirip dengan mesin fotokopi. Mesin fotocopy hasilnya dapat langsung kamu lihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar monitor komputer dahulu kemudian baru dapat dirubah dan dimodifikasi sehingga tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang kemudian dapat disimpan sebagai file text, dokumen dan gambar.    Bentuk dan ukuran scanner bermacam-macam, ada yang besarnya seukuran dengan kertas folio ada juga yang seukuran postcard, bahkan yang terbaru, berbentuk pena yang baru diluncurkan oleh perusahaan WizCom Technologies Inc. Scanner berukuran pena tersebut bisa menyimpan hingga 1.000 halaman teks cetak dan kemudian mentransfernya ke sebuah komputer pribadi (PC). Scanner berukuran pena tersebut dinamakan Quicklink. Pena scanner itu berukuran panjang enam inci dan beratnya sekitar tiga ons. 
Scanner tersebut menurut WizCom dapat melakukan pekerjaannya secara acak lebih cepat dari scanner yang berbentuk datar.
   Data yang telah diambil dengan scanner itu, bisa dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi komputer yang mengenali teks ASCII.
   Pada saat ini banyak sekali scanner yang beredar di dunia dengan berbagai merk pula, Di antaranya scanner keluaran dari Canon, Hewlett Packard ( HP ), EPSON, UMAX dan masih banyak lagi.
   Perbedaan tiap scanner dari berbagai merk terletak pada pemakaian teknologi dan resolusinya. Pemakaian teknologi misalnya penggunaan tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan.
Cara kerja Scanner :

Ketika kamu menekan tombol mouse untuk memulai Scanning, yang terjadi adalah :
·                     Penekanan tombol mouse dari komputer menggerakkan pengendali kecepatan pada mesin scanner. Mesin yang terletak dalam scanner tersebut mengendalikan proses pengiriman ke unit scanning.
·                     Kemudian unit scanning menempatkan proses pengiiman ke tempat atau jalur yang sesuai untuk langsung memulai scanning.
·                     Nyala lampu yang terlihat pada Scanner menandakan bahwa kegiatan scanning sudah mulai dilakukan.
·                     Setelah nyala lampu sudah tidak ada, berarti proses scan sudah selesai dan hasilnya dapat dilihat pada layar monitor.
·                     Apabila hasil atau tampilan teks / gambar ingin dirubah, kita dapat merubahnya dengan menggunakan software-software aplikasi yang ada. Misalnya dengan photoshop, Adobe dan lain- lain. pot scanned.
Ada dua macam perbedaan scanner dalam memeriksa gambar yang berwarna yaitu :
·                     Scanner yang hanya bisa satu kali meng-scan warna dan menyimpan semua warna pada saat itu saja.
·                     Scanner yang langsung bisa tiga kali digunakan untuk menyimpan beberapa warna. Warna-warna tersebut adalah merah, hijau dan biru.
Scaner yang disebut pertama lebih cepat dibandingkan dengan yang kedua, tetapi menjadi kurang bagus jika digunakan untuk reproduksi warna. Kebanyakan scanner dijalankan pada 1-bit (binary digit / angka biner), 8-bit (256 warna), dan 24 bit (lebih dari 16 juta warna). Nah, bila kita membutuhkan hasil yang sangat baik maka dianjurtkan menggunakan scanner dengan bit yang besar agar resolusi warna lebih banyak dan bagus.
http://intrik.wordpress.com/2007/04/29/cara-kerja-scanner-apakah-scanner-itu/
Entry, edit dan menyimpan data
Dapat langsung di entry/di masukkan ke dalam hard disk atau disket dalam bentuk file(bmp,jpg dan lain-lain. Kemudian untuk mengedit image yang berbentuk gambar dapat menggunakan software adobe photoshop atau program lainnya
MENYIMPAN DATA HASIL SCANNING
 Klik menu, lalu save as, maka akan muncul dialog box, kemudian pilih lokasi yang di inginkan pada kotak save in, kemudian tulis nama file yang di inginkan pada file name, kemudian pilih format yang sesuai pada bagian format,kemudian yang terakhir klik save

BAB II
Melakukan entry data dengan OCR (Optical Character Recognition)
Optical Character Recognition (OCR) adalah sarana yang digunakan untuk mengenali karakter optis untuk membaca informasi ke dalam sistem komputer. Indentifikasi karakter yang tercetak ini dilakukan dengan menggunakan pengindera cahaya seperti yang terdapat pada scanner.
Sistem pemrosesan data yang ideal merupakan sistem di mana data diterima dari sumber dan diolah secepat mungkin. Dalam hal ini, mesin mengenali simbol dan angka, langsung dalam format yang lama, seperti yang digunakan manusia dalam aktivitas bisnis dan sosial sehari-hari.
Saat ini pola yang dapat dikenali komputer tidak cocok dibaca manusia. Demikian juga, data yang berasal dari manusia biasanya tidak diimpor langsung ke komputer. Meski demikian, penanganan data dilambangkan dengan proses konversi dari format manusia ke format komputer.
Tujuan utamanya adalah memungkinkan komputer langsung membaca dokumen sumber. Masalah konversi pola di dokumen input ke signal elektronik, yang cocok untuk diolah komputer merupakan salah satu pengenalan pola.
Pada saat ini terdapat dua sistem otomatis yang dirancang untuk dapat mengenali karakter cetakan, yakni: OCR (Optlcal Character Recognition) dan MICR (Magnetic Ink Character Recognition).
Pada awalnya, karakter dicetak dalam format typeface konvensional, atau bar code. Biasanya bertinta hitam dengan latar belakang putih. Kemudian karakter di-scan dengan mengukur pantulan optis. Dalam sistem MICR, karakter dicetak dalam format yang mempunyai stylesheet sempurna, dengan tinta yang difragmentasi dengan partikel bermagnet. Saat dokumen MICR dibaca, tinta ditarik sebelum karakter berada pada head baca. Signal output yang dihasilkan, diatur oleh partikel bermagnet yang melewati head untuk memindai segala karakter proporsional terhadap proyeksi vertikal suatu karakter.
Kemampuan mesin mengenali karakter yang dicetak dalam format yang mudah dikenali manusia, mempunyai keuntungan besar dalam mengurangi tugas pengumpulan data. Jadi, dapat mempercepat aliran data di sistem. Biaya persiapan data dapat ditekan dan lebih akurat dibanding metode yang lebih konvensional.
Sistem pengenalan karakter dikembangkan di berbagai organisasi dan menghasilkan berbagai macam sumber typeface. Dengan adanya penyempurnaan teknik pengenalan karakter, standarisasi telah ditetapkan, namun masih terlihat perbedaan sumber yang digunakan.
Di bidang MICR, cenderung sedikit bervariasi, dan hanya ada dua sumber, yakni E13B dan CMC7. Keduanya diterima sebagai standar intemasional.
Di bidang sistem OCR, banyak terdapat variasi, meski organisasi standar internasional telah mengajukan dua standar sumber yang bernama OCR’A’ dan OCR’B’.
Dalam beberapa hal, MICR kurang fleksibel dibanding OCR. Sistem MICR menghendaki bahwa karakter harus dicetak dalam format yang mempunyai stylesheet sempurna, dan sangat akurat. Akan tetapi, sistem pengenalan ini terletak pada partikel bermagnet yang membentuk setiap karakter. Meskipun demikian, sulit dikritik, sistem OCR memiliki sejumlah kelebihan ketika menangani dokumen yang rusak dan terlipat atau dokumen yang telah kotor atau ditindih karakter.
Sistem OCR tidak terpengaruh oleh format dengan stylesheet tertentu. Bahkan stylesheet yang kurang sempurna dapat dikenali. OCR juga dapat mengenali karakter yang dibuat oleh mesin tik manual dan dapat dikonversi ke dalam karakter yang terdapat dalam komputer. Aspek ini memungkinkan kemudahan dan fleksibilitas dalam menentukan proses pengumpulan data. Di kedua sistem, karakter yang dibaca, harus dicetak di area dokumen yang ditentukan dengan standar registrasi pencetakan yang cukup tinggi.
MICR telah digunakan dalam cek perbankan di seluruh dunia. MICR sorter/reader digunakan untuk menyortir cek secara otomatis, untuk membagi cek ke nasabah di berbagai cabang, dan cek sebelumnya dicetak dengan kode cabang. Nomor cek dan nomor rekening nasabah juga dicetak sebelumnya. Nantinya jumlah transaksi dapat ditambahkan dengan MICR encoder. Perincian cek otomatis dapat dibaca pada memori komputer untuk meng-update rekening pelanggan.
OCR telah digunakan sebagai turn around document dalam akuntansi sewa-beli dan aplikasi serupa. Setiap pelanggan diberi buku voucher yang dicetak beserta jumlah pembayaran dalam kontrak sewa.
Sebagai langkah pengenalan terhadap sistem OCR, marilah kita lakukan langkah-langkah pemindaian (scanning) berikut ini.
1.  Aktifkan aplikasi FreeOCR.net melalui menu Start dan All Program sehingga muncul tampilan awal seperti ini.
http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb_ocr_01.jpg?w=593
2. Terdapat beberapa menu dan toolbar yang digunakan, yaitu :
http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb_ocr_02.jpg?w=593
File, digunakan jika kita akan melakukan :
.
.
http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb_ocr_03.jpg?w=593
Open ( membuka) file yang pernah di-scan atau gambar berupa teks.
Scan atau memindai suatu gambar teks.
Select Scanner, bila ada beberapa mesin secanner yang terhubung dengan komputer kita.
Save teks digunakan apabila kita akan menyimpan teks dalam file berektensi txt.
Exit untuk keluar dari software.
http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb_ocr_04.jpg?w=593Start OCR Process, digunakan ketika kita telah mendapatkan gambar (image) berupa teks untuk merubahnya menjadi teks yang dapat disunting (editing).
.
http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb_ocr_05.jpg?w=593
Pilihlah menu Settings, untuk melakukan setting bahasa.
3.   Setelah diset, kini kita siap melakukan pemindaian (scanning) dengan menggunakan OCR.
4.   Simpanlah atau letakkanlah teks yang akan kita scan dalam lensa Scanner. .
http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb_ocr_06.jpg?w=593
5.   Pilihlah menu File lalu klik perintah Scan atau klik langsung toolbar Scan
http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb_ocr_07.jpg?w=593 dan tunggulah bebarapa saat ketika aplikasi melakukan Scanning Page kemudian klik toolbar OCR http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb_ocr_08.jpg?w=593 maka aplikasi melakukan Recognition Page, sehingga akhirnya muncul tampilan Text Editor.
6.    Pada Text Editor inilah kita dapat mengolah, menyunting, dan memperbaiki teks sesuai dengan aslinya sebelum kita menyalin dan memindahkannya ke dalam aplikasi Iain (misalnya ke dalam Microsoft Word).
7.    Untuk memindahkan hasil scan pada kolom Text Editor ke Microsoft Word, kita dapat menyorot teks atau paragraf yang kita perlukan dan mengkopinya (CtrI+C) dan membuka halaman dokumen Word lalu mem-pastenya (CtrI+V).
UJI KOMPETENSI
I.    Uraian
1.    Apa yang dimaksud dengan OCR?Apa fungsi utama OCR?
2.    Aplikasi apa yang dibutuhkan untuk dapat mengentry data dengan OCR?
3.    Apa perbedaan utama antara proses mengentry data image dengan data teks’?
4.    Dapatkah aplikasi FreeOCR.net digunakan untuk mengedit (menyunting) teks yang kita scan?
5.    Dapatkah kita mengentry data teks dengan OCR Iangsung menggunakan aplikasi pengolah kata seperti Microsoft Word atau Adobe PageMaker? Jelaskanlah pendapatmu berdasarkan pengalaman yang kamu Iakukan!
II.    Pengembangan Diri
1.      Carilah sebuah majalah atau teks Iiteratur Iain sebagai bahan. Pilih dan persiapkanlah salah satu teks yang dianggap menarik olehmu.
2.      Lakukan scanning atas teks yang telah kamu pilih dengan menggunakan OCR sesuai dengan prosedur yang telah kamu pelajari. Lakukan editing atau penyuntingan atas teks yang kurang jelas atau salah menafsirkan karakter.
3.      Pindahkan teks hasil scanning ke aplikasi pengolah kata (Microsoft Word). Simpanlah (Save) dokumen hasil scanning tersebut dalam format .doc. Namailah file tersebut dengan menggunakan judul teks yang discan.
4.      Lakukan pula penyimpanan dokumen hasil dengan format lain. Misalnya menyimpan dengan format .rtf, .temp, atau yang lainnya sesuai dengan software aplikasi yang terinstal dalam komputermu!
5.      Cetaklah data hasil scan tersebut!
BAB III
MENGOPERASIKAN PC DALAM JARINGAN
Jenis-jenis Jaringan Komputer
Jaringan Komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang saling berhubungan. Informasi dan data dihubungkan melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar informasi, dokumen, dan data, serta mencetak dengan printer yang sama. Selain itu, juga dapat bersama-sama menggunakan hardware atau software yang terhubung jaringan.
Jaringan komputer pada era globalisasi ini hampir merupakan suatu keharusan, karena penggunaan jaringan komputer dapat membantu pengguna komputer bekerja lebih cepat, praktis, dan efisien baik tenaga maupun waktu.
Jaringan Komputer ada 3 Jenis :




1. LAN (Local Area Network).
    Suatu jaringan yang menggabungkan antara perangkat keras dengan perangkat lunak setiap komputer dengan menggunakan data yang sama dan mempunyai kecepatan transfer data yang tinggi agar dapat berkomunikasi (SHARING) dalam area kerja tertentu.


Area yang termasuk lingkup LAN antara lain :
- Kantor
- Lab
- Gedung
- Sekolah
- Universitas
- Restaurant
- dsb..
2. MAN (Metropolitan Area Network).
    Merupakan sistem jaringan komputer yang mempunyai area kerja antarkota dalam satu provinsi. Area jaringan MAN lebih besar daripada area jaringan LAN. Jaringan MAN berguna untuk membangun jaringan di kantor-kantor dalam wilayah satu kota, gedung, pabrik, kampus, dan kantor pusat yang masih berada dalam area jangkauannya.
  Dalam hal ini, jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam area yang lebih besar, seperti jaringan Bank BRI di Solo, bisa berhubungan dengan Bankk BRI cabang di Sukoharjo.
3. WAN (Wide Area Network).
  Merupakan jaringan komputer yang ruang lingkupnya mencapai antarprovinsi bahkan antarnegara. Biasanya, jaringan ini menggunakan sarana satelit atau kabel bawah laut. Misalnya, penggunaan jaringan WAN pada jaringan Bank ABN UMRO, dimana mempunyai anak cabang di Indonesia bisa berhubungan dengan Pusat di Belanda.
Untuk membangun jaringan LAN dibutuhkan beberapa komponen penting, yaitu:
1. Komputer Server
    Suatu komputer yang dijadikan pusat yang berisi program dan data. Berfungsi sebagai penyedia layanan kepada komputer lain.
2. Komputer Workstation
    Komputer yang dijadikan sebagai client, sebagai pengolah data yang diakses dari komputer server.
3. LAN Card atau NIC (Network Interface Card)
    Sebuah hardware untuk melakukan komunikasi antar server atau jaringan.
4. Hub
    Untuk menghubungkan beberapa segmen ethernet menjadi satu segment. Dalam hal ini, komputer yang terhubung ke sebuah Hub melakukan pertukaran data secara bergantian.
5. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
    Untuk menghubungkan komputer dalam suatu jaringan.
6. Konektor RJ 45
    Merupakan penghubung atau konektor kabel UTP.
Selain komponen perangkat keras tersebut, peralatan lain yang dibutuhkan untuk meningkatkan atau memperluas jaringan sbb:
1. Switch
    Untuk mengalokasikan lalu lintas data dari setiap segmen jaringan ke jaringan tujuan. Dengan menggunakan Switch, lalu lintas data dari dan ke beberapa segmen jaringan dapat dilakukan secara bersamaan.
2. Repeater  
   Merupakan periferal jaringang untuk mengulangi sinyal yang diterima sebelum dikirim ke alamat tujuan dalam sistem jaringan. Repeater ini dapat tergabung dalam hub yang sering disebut dengan hub aktif.
3. Bridge
   Merupakan periferal jaringan yang menghubungkan beberapa segmen jaringan sepanjang jalur data. Periferal ini digunakan untuk menggabungkan beberapa jaringan.
4. Router
   Untuk memilih jaringan tujuan dan meneruskan pengiriman paket data pada jaringan khusus. Router hanya dapat bekerja berdasarkan sebuah protokol jaringan. Periferal ini juga digunakan untuk menggabungkan beberapa jaringan.
5. Gateway
   Alat yang dipakai jika lapisan OSI dari dua buah jaringan LAN benar-benar tidak identik. OSI merupakan suatu standar komunikasi antarmesin yang terdiri dari 7 lapisan. Jika OSI berasal dari jaringan yang berbeda, maka jaringan menggunakan arsitektur yang berbeda pula. Hal ini berarti ketujunh lapisan OSI juga berlainan.
mencek koneksi
-klik start,run,ketik cmd/command, kemudian klik ok/enter, ketik pada ;ipconfig,enter
DEVICE SHARING adalah suatu metode yang memanfaatkan peralatan pada suatu komputer oleh komputer lain
CARA MENGINSTALASI DRIVER PRINTER
- klik start,control panel, kemudian klik 2 kali printer & faxes
-kemudian klik add a printer
-klik next
-pilih radio button
-next
-klik radio button : browse for a printer
-next
-gunakan scroll bar untuk memilih printer yang berada di dalam jaringan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar