Minggu, 13 Mei 2012


Tiga Kunci Sukses Memulai Bisnis ala Brian Tracy

       Memulai bisnis sendiri bisa dari mana saja. Namun kebanyakan orang menganggap modal menjadi hambatan utama. Ternyata uang bukan faktor utama yang membuat seseorang bisa sukses dalam bisnis. Apa saja kunci sukses berbisnis? 

            Menurut penulis dan pembicara terkenal Brian Tracy, ada tiga langkah kunci untuk menjadi seorang pebisnis yang sukses. 

       Pertama, temukan bidang bisnis yang cocok (disukai). Jika sudah menemukan bisnis yang cocok, seseorang harus mendedikasikan seluruh sumber dayanya (waktu dan usaha/effort) untuk bisnis tersebut. Termasuk sabar menjalaninya, pada saat bisnis tersebut masih belum memberikan penghasilan. 

            Coba tengok kisah para pebisnis sukses. Sebanyak 74 persen para miliarder di Amerika Serikat (AS) mendapatkan kekayaannya dari bisnis yang mereka jalankan sendiri. Dan satu hal lagi, beberapa di antara mereka bahkan tak punya bisnis pada tahap awal kariernya. 

            "Kita tak perlu punya pengalaman bisnis saat akan memulai bisnis. Yang kita butuhkan adalah mempelajari berbagai hal yang diperlukan untuk menjalankan bisnis kita dan jangan lupa menjalankannya," papar Tracy. 

       Kedua, bangun karier dari passion kita. Passion (gairah, keinginan besar, atau kegemaran) merupakan faktor penting dalam menentukan sukses bisnis.Banyak pebisnis sukses yang memulai bisnisnya dengan menjual produk yang paling mereka sukai seolah-olah mereka akan menggunakannya sendiri. Sebagian lain memulainya dari hobi atau minatnya. Karena itu, untuk memulai bisnis pikirkan suatu produk atau jasa di mana kita bisa menyatu dengannya. 

       Ketiga, kita harus punya aset berharga. Aset di sini bukan uang. Menurut Tracy, aset terpenting yang harus dimiliki adalah energi, imajinasi, karakter, dan disiplin. Dengan keempat hal ini seseorang bisa bekerja dan menciptakan sesuatu. Bisa memutuskan sesuatu, berhadapan dengan konsumen dan membukukan penjualan. Ingat, bisnis kita adalah gambaran karakter dan kemampuan kita. Bahkan sebesar apapun suatu bisnis, itu menjadi gambaran siapa pemiliknya. Bisnis kita mengatakan pada dunia siapa kita sebenarnya! Setuju kan?




Tidak ada komentar:

Posting Komentar